Gambaran Involusi Pasar Kota (Suatu Tinjauan Etnoinformatika di Pasar Sugihwaras, Kota Pekalongan)
Overview of City Market Involution (an Ethnoinformatics Review at Sugihwaras Market, Pekalongan City)
Authors
Abstract
Pasar dan pedagang yang ada di Pasar Sugihwaras telah memberikan sebuah realitas yang involutif. Tiga pertanyaan dirumuskan untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan tersebut, yaitu (a) Bagaimana kondisi pasar involutif saat ini, (b) Strategi pengembangan dan promosi, dan (c) Strategi resolusi. Metode etnoinformatika diterapkan untuk menjawabnya dengan penggalian data melalui lima teknik pengumpulan data: (a) Survei kualitatif, (b) Wawancara dan Observasi; (c) FGD; (d) Studi dokumen dan (e) Studi visual. Telah dilakukan analisis data secara kualitatif, kuantitatif, dan triangulasi data, serta teknik interpretatif, display, deskriptif, dan distribusi frekuensi (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa realitas involutif ditunjukkan melalui kondisi eksisting pasar yang sepi pembeli dan pedagang, ratusan kios dan pedagang tutup dan keluar. Namun pasar tersebut tidak mati melainkan masih bertahan dengan jumlah pedagangnya yang sedikit. Berbagai bentuk pelatihan, kemitraan dan kolaborasi telah dilakukan untuk mengatasinya namun hasilnya belum signifikan bagi kondisi pedagang dan pasar involutif. Tiga pilihan strategi penyelesaian ditawarkan untuk keluar dari kondisi involutif tersebut, yaitu: (a) a) Soft power; (b) Konsistensi dan ketegasan dalam implementasi kebijakan; dan (c) Budaya adaptif. Ketiga strategi tersebut merupakan satu kesatuan yang bersifat simultan (tri ning tri) sehingga ketiganya harus berjalan secara simultan, saling mengisi dan melengkapi dan tidak saling menghilangkan.