ADOPSI INOVASI MEDIA KOMUNIKASI-INFORMASI-EDUKASI (KIE) UNTUK MENGUATKAN INDUSTRI KREATIF KOTA PEKALONGAN DI ERA INDUSTRI 4.0

Mohammad Reza Maulana, Bambang Ismanto, Hari Agung Budijanto, Sattriedi Wahyu Binabar

Abstrak


One of the real sectors that currently gets priority from the government is the creative economy, this
can be seen by the formation of a special body that is responsible for promoting creative economic
growth in Indonesia, through Presidential Regulation of the Republic of Indonesia Number 6 Year
2015 concerning the Creative Economy Agency, the Creative Economy Agency ( Bekraf), but based on
the submission of the Governor of Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo at the exhibition of BI assisted MSMEs at Balai Kartini, Jakarta, Friday (8/26/2016), there could be 3, three Indonesians,
namely: limited access to credit, creative industries too do not have broad access to international
markets, limited human resources and skills. This research aims to realize a communicationinformation-education media that synergizes government institutions, financial institutions, research
institutions and creative industries, so as to facilitate the creative industry players to obtain various
things needed for development, can help, and improve their positivity, thus increasing the industry
creative to be more competitive in the industrial era 4.0.
Keywords: Creative industries, Communication-information-education media, Synergizing.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andriariza, Y. (2016). Identifikasi aplikasi e-Komunitas Industri Kreatif Sektor Kerajinan Dekranasda

kota Bogor. Jurnal Penelitian Pos dan Informatika, e-ISSN: 2476-9266 p-ISSN: 2088-9402,

JPPI Vol 6 No 1 (2016) , 93 - 108.

Batubara, A. K. (2011). Diktat Media Komunikasi. Medan, Indonesia: Fakultas Dakwah Institut

Agama Islam Negeri Medan Sumatra Utara.

Christianto, P. A., Susanto, E. B., & Kurniawan, F. (2015). Meningkatkan daya saing UMKM batik

Kota Pekalongan dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN melalui pembangunan

pusat informasi berbasis WEB yang megintegrasikan UMKM batik dengan masyarakat

umum, kalangan Perbankan, kalangan Akademik, KADIN dan Peme. Jurnal Litbang Kota

Pekalongan (ISSN 2085-0689) Vol. 8 No. 1 Tahun 2015.

Christianto, P. A., Susanto, E. B., & Kurniawan, F. (2016). Penguatan citra Pekalongan sebagai kota

batik melalui pembangunan pusat informasi UMKM batik berbasis mobile yang mampu meningkatkan daya saing UMKM batik dalam menghadapi persaingan era Masyarakat

Ekonomi ASEAN. Jurnal Litbang Kota Pekalongan ISSN 2085-0689 (media cetak) ISSN

-0728 (media online) Vol. 11, No. 1 Tahun 2016.

Darsin, & Khotimah, T. (2016). Pemetaan industri kreatif berbasis sistem informasi geografis. Jurnal

DISPROTEK, Volume 7 no. 2 Juli 2016.

finance.detik.com. (2016). https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3284282/ini-kendalayang-dihadapi-pelaku-industri-kreatif. diakses 27 Maret 2019.

Jogiyanto, H. (2005). Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset.

Pemerintah Republik Indonesia. (2015). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2015

Tentang Badan Ekonomi Kreatif. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Prasetiono, S. J., Christianto, P. A., & Susanto, E. B. (2017). Mensinergikan lembaga pemerintahan,

lembaga keuangan dan lembaga riset dalam satu media komunikasi untuk menguatkan daya

saing UKM kabupaten Batang. Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 1

No 2 (2017), Terbit 30 Aug 2017 , 9-20.

Thomas, Dianto G., Sherwin R. U. A. Sompie, dan Brave A. Sugiarso. “Virtual Tour Sebagai Media

Promosi Interaktif Penginapan Di Kepulauan Bunaken.” E-Journal Teknik Informatika Vol.

, No. 1 (2018) ISSN : 2301-8364, 2018.

Vaughan, Tay. Multimedia : Making it Work. Edisik ke 6. Yogyakarta: Andi Offset, 2004.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.