DESAIN PENDIDIKAN AGAMA DALAM KELUARGA GUNA MEMBANGUN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING ANAK

Kusroh Lailiyah, M. Syamsul Rizal, Farah Dzil Barr

Abstrak


The purpose of this study is to discuss how to design religious education in the family to build
children's problem solving abilities. The location of this research is Pekalongan U tara District,
Pekalongan City. The approach in this research uses a descriptive approach, the method used is a
combination of qualitative and quantitative methods. A qualitative approach is used to describe
trends in religious education, while the quantitative method, namely statistical testing, includes
hypothesis testing on signs, hypothesis testing through the khai-squared distribution and hypothesis
testing on the median value. Based on the hypothesis testing on the median value, it was found that
the type of application of religious education is actually the same through (exemplary, habituation
and training, advice, supervision, and punishment). Meanwhile, based on testing the distribution of
the khai-squared preference in applying among the applications of religious education, it is
actually the same. The qualitative conclusion is that the pattern of religious education in families in
Pekalongan Utara District, Pekalongan City, has mostly implemented a permissive pattern, while
the design of religious education that is appropriate in order to build problem solving abilities is in
accordance with the social conditions in which the adolescent lives.
Keywords: Religious education design, parenting style, problem solving

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agustiawati, I. (2014). Pengaruh Pola Asuh

Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar

Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi

Kelas XII IPS di SMA Negeri 26

Bandung.

Andriyani, I. (2012). Pendidikan Islam dalam

keluarga dan Masyarakat.

Argusni, Rika & Sylvia, Ike. (2019).

Pelaksanaan Model Problem Based

Learninguntuk Meningkatkan Kemampuan

Problem Solving Siswa Kelas

XIIISSMAN16 Padang. Jurnal Sikola:

Jurnal Kajian Pendidikan dan

Pembelajaran, 1(1), 52-59.

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur

Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.

Jakarta: Rineka Cipta.

Athiyah. (1993). Dasar-dasar Pokok Pendidikan

Islam. Jakarta: Bintang Bulan.

Bahri, S. (2002). Strategi Belajar Mengajar.

Jakarta: Rineka Cipta.

Daradjat, Zakiah. (1993). Peran Agama Dalam

Kesehatan Mental. Jakarta : Haji

Masagung

Daradjat, Zakiah. (1995). Pendidikan Islam

dalam Keluarga dan Sekolah. Bandung:

CV. Ruhama.

Daradjat, Zakiah. (2010). Membina Nilai-nilai

Moral di Indonesia. Jakarta: Bulan

Bintang.

Dimerman, S. (2009). Character is the Key:

How to Unlock the Best in our Children

and Ourselves. Mississauga, Canada: John

wiley & Sons Canada.

Elihami, E., & Syahid, A. (2018). Penerapan

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

dalam Membentuk Karakter Pribadi yang

Islami. Edumaspul: Jurnal Pendidikan,

(1), 79-96.

Fachrudin. (2011). Peranan Pendidikan Agama

dalam Keluarga Terhadap Pembentukan

Kepribadian Anak-Anak. Jurnal

Pendidikan Agama Islam -Ta’lim, 9(1), 1-16.

Hambali dan Arifin S. (1994). Pengaruh

Kondisi Keluarga Terhadap Anak

Berprilaku. Brelion Malang: Lemlit IKIP

Malang.

Hamka. (1983). Tafsir Al-Azhar. Jakarta:

Pustaka Pujiman.

Hawari, Dadang. (1996). Al-Qur’an: Ilmu

Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa

Yogyakarta: PT Darma Bhakti Prima Yasa.

Hurlock, (1981). Perkembangan Anak. Jakarta :

Erlangga

https://republika.co.id/berita/duniaislam/hikmah/17/05/13/opvcix396-penguatan-pendidikan-agama-dalamkeluarga

Kartono, K. (2005). Patologi Sosial. Jakarta: PT

Raja Grafindo.

Karyati, Sri. (2020). Profile Kecamatan

Pekalongan Utara Tahun 2020.

Ki hadjar Dewantara. (tt). Karya Pendidikan

Bagian Pertama, Cetakan Kedua.

yogyakarta: majelis Luhur taman Siswa, h.

– 73.

Mardiyah. (2015). Peran Orang Tua Dalam

Pendidikan Agamaterhadap Pembentukan

Kepribadian Anak. Jurnal Kependidikan,

(2), 109-122.

Mufidah. (2008). Psikologi Keluarga Dalam

Berwawasan Gender. Malang: UIN

Malang Press.

Muhaimin. (2004). Paradigma Pendidikan

Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Munawiroh. (2016). Pendidikan Agama Islam

dalam Keluarga. EDUKASI: Jurnal

Penelitian Pendidikan Agama dan

Keagamaan, 14(3), 345-365.

Musmualim & Miftah, Muhammad.

Pendidikan Islam Di Keluargadalam

Perspektif Demokrasi (Studi Pemikiran

Hasan Langgulung Dan Abdurrahman An

Nahlawi). Jurnal Penelitian, 10(2), 345-398.

Nizar, Samsul. (2001). Pengantar Dasar-dasar

Pemikiran Pendidikan Islam. Jakarta:

Gaya Media Pratama.

Panggabean, Luhut. (1996). Penelitian

Pendidikan, Bandung, Jurusan Pendidikan

Fisika FPMIPA UPI.

Patnani. (2013). Upaya Meningkatkan

Kemampuan Problem Solving Pada

Mahasiswa. Jurnal Psikogenesis, 1(2), 130-142.

Rahmi, Aulia. (2018). Pendidikan Agama Bagi

Anak Dalam Keluarga di Gampong Aneuk Galong Baro, Aceh Besar. FITRAH: Jurnal

Kajian Ilmu-ilmu Keislaman, 4(1), 129-140.

Rohman, Taufiqur. (2018). Model Pendidikan

Agama Dalam Keluarga Muslim Di Desa

Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.

Edudena, 2(2), 181-193.

Seminar peran perempuan dalam membina

akhlak dan moral anak, jakarta, 12

September 2014.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian

Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Bandung: ALFABETA.

Ulyan, Mohammad. (2020). Pendidikan Islam

dalam Keluarga Sebagai Solusi Degradasi

Kejujuran. Nur El-Islam, 7(1), 26-51.

Unayah N & Sabarisman M. (2015). Fenomena

Kenakalan Remaja dan Kriminalitas.

Sosio Informa, 1(2), 20-32.

Willis, S.S. (2014). Remaja dan Masalahnya.

Bandung: Alfabeta.

Yusri, Nur’Aisyiah & Maris, Sonya Regina.

(2017). Hubungan Dukungan Sosial Teman

Sebaya dengan Problem Solving Siswa SMP.

Al-Qalb: Jurnal Psikologi Islam, 9(2), 118-126


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.